Sebelum mulai akses baca cerita yang kami unggah secara daring disini, yuk baca dulu latar belakang cerita aksaranger berikut

Raden Ajisaka yang mengalahkan "Sang Buaya Putih" Dewata Cengkar telah memberikan kedamaian pada tanah jawa. Namun peristiwa yang menyedihkan melanda sang Raden, kedua muridnya binasa. Setelah saling memperebutkan keris yang telah diamanatkan oleh guru mereka. Sang Raden pun menghancurkan keris tersebut menjadi 5 bagian. Untuk menghormati kedua muridnya, dia membuat sebuah syair yang merupakan cikal bakal huruf jawa.
Hanacaraka - Ada utusan
Datasawala - Yang saling berargumen (berkelahi)  
Padhajayanya - Sama sama saktinya
Magabathanga - Akhirnya menjadi bangkai
Namun kisah ini tidak berakhir sampai disini, Dewata Cengkar yang telah dikalahkan oleh Raden Ajisaka ternyata hanya dapat disegel ke dalam sebuah keris. Sebuah ramalan mengatakan : "Kelak yang dapat menbunuh Dewata Cengkar adalah keturunan Raja Tanah Jawa". Waktupun bergulir cepat hingga suatu malam yang dingin di kota Jogja..............................

Next : Cerita 001 - Awal (Mungkin Seperti Itu)

{ 2 comments... read them below or Comment }

Go... Aksara..!

Popular Post

- Copyright © AKSARANGER Powered by Blogger